Berapa Lama Rasa Sakit Setelah
Pasang Behel ? Ini Kata Dokter
Daftar Isi
Berapa lama rasa sakit setelah pasang behel? Apakah pasang behel sakit? Pertanyaan ini kerap muncul dari pasien yang baru menjalani perawatan ortodontik. Perlu diluruskan bahwa rasa sakit tersebut bukan pertanda adanya gangguan, melainkan bagian dari tahap adaptasi terhadap penggunaan alat ortodontik baru.
Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas lebih dalam mengenai rasa sakit (atau lebih tepat disebut masa adaptasi dari perubahan) setelah pasang behel. Artikel ini telah ditinjau oleh dokter gigi dari Mydents Dental Care.
Mengapa Gigi Sakit Setelah Pasang Behel ?
Apa sih fungsinya behel alias kawat gigi? Kami sudah membahas cukup lengkap fungsi dan manfaat behel gigi, salah satunya untuk estetika/keindahan merapikan dan menyelaraskan gigi.
Berangkat dari fungsi tersebut, dapat kita ambil beberapa alasan
yang mungkin menyebabkan rasa sakit selama penggunaan.
1. Mekanisme Kerja Behel
Behel atau kawat gigi secara umum akan memberi tekanan/tarikan konstan dan ringan
berkelanjutan pada gigi untuk mencapai tujuan estetika di atas.
Dengan mekanisme yang demikian, memungkinkan gigi bergeser sesuai dengan harapan. Proses pergeseran gigi menjadi rapi dan selaras tersebut turut membuat saraf-saraf merenggang.
Nah, saraf yang merenggang menjadi alasan yang memicu rasa sakit atau tidak nyaman bagi penggunanya. Jadi, apakah normal sakit setelah behel? Anda tidak perlu khawatir,
pasalnya, gejala ini normal sesuai mekanisme behel.
Baca selengkapnya: mekanisme dan pengertian behel gigi
2. Proses Adaptasi Gigi dan Jaringan Sekitar
Alasan selanjutnya jika muncul rasa sakit setelah pasang behel, itu merupakan proses adaptasi gigi serta jaringan sekitar terhadap alat ortodontik baru. Mengikuti anjuran dokter gigi Mydents adalah salah satu cara meredakan nyeri setelah pasang behel. Lagi-lagi, Anda tidak perlu khawatir selama sesuai dengan prosedur, sebab rasa sakit yang muncul akan berkurang dan menghilang seiring berjalannya waktu. Kapan? Akan kita bahas secara lebih lengkap pada bagian selanjutnya.
3. Apakah Semua Orang Akan Mengalami Nyeri ?
Umumnya, ya. Namun, sebagian kecil mungkin tidak mengalami efek samping nyeri maupun sakit pasca pemasangan behel. Mengapa ada orang yang tidak nyeri? Ambang rasa sakit setiap orang itu berbeda, jenis behel yang dipasang, serta kondisi spesifik mulut pasien. Seseorang juga bisa merasakan nyeri dan sakit yang lebih hebat jika berada dalam kondisi spesifik seperti memiliki sariawan atau iritasi/luka di mulut. Namun tenang saja, rasa sakit setelah pasang kawat gigi (behel) hanyalah sementara. Selain itu, dapat dikurangi intensitasnya menggunakan obat pereda nyeri yang diresepkan dokter Anda.
Â
Berapa Lama Rasa Sakit Setelah Pasang Behel ?Â
Setelah sepakat bahwa rasa sakit dan nyeri yang mungkin muncul merupakan tahap adaptasi, dan dapat berkurang seiring berjalannya waktu.
Berikut rentetan waktu secara umum untuk menjawab berapa lama rasa sakit setelah pasang behel, terutama pada minggu pertama pasca pemasangan.
1. Rasa Sakit Pada Minggu Pertama
- Hari pertama (pemasangan), sebenarnya Anda tidak akan merasakan sakit/nyeri secara langsung. Hanya saja, muncul rasa aneh atau kaku di sekeliling gigi. Masa adaptasi juga berpengaruh pada mulut seolah penuh, serta lebih sulit berbicara dan makan. Jika behel hari pertama sakit itu juga masih normal dan wajar.
- Hari kedua dan ketiga, di mana gigi sudah menyadari ada tekanan atau tarikan dari alat ortodontik (behel gigi). Sehingga pada hari ini mungkin gejala rasa sakit mulai muncul dan meningkat.
- Hari keempat dan kelima, biasanya rasa sakit, nyeri, dan ngilu sudah mulai berkurang. Namun, dokter gigi umumnya tetap menganjurkan pasien untuk mengkonsumsi makanan bertekstur lembut seperti bubur.
- Hari keenam dan ketujuh, biasanya rasa sakit sudah menghilang, atau hanya tersisa sedikit pada waktu tertentu, misalnya saat menggigit. Apakah sakit behel bisa berlangsung seminggu? Bisa, namun seharusnya rasa sakit dan nyeri intensitas sangat kecil dan hanya pada kondisi tertentu, seperti saat menggigit.
- Â
2. Kapan Rasa Nyeri Mulai Berkurang ?Â
Berapa hari sakit setelah pasang behel? Berdasarkan penjelasan di atas, behel nyeri berapa lama? Rasa sakit dan nyeri setelah pasang behel akan mulai berkurang sejak hari ketiga dan keempat. Namun ada yang membutuhkan hingga satu minggu atau lebih. Alasannya, tubuh setiap orang itu berbeda-beda, baik dalam adaptasi maupun kompromi dengan rasa sakit.
Dengan perawatan yang tepat dari dokter gigi berpengalaman dan bersertifikat, rasa ngilu setelah behel terpasang dapat diantisipasi dengan pemberian resep anti-nyeri.
3. Kapan Harus Khawatir dan Perlu Konsultasi ke Dokter ?
Meski rasa sakit dan nyeri atau ngilu yang muncul tergolong normal, ada beberapa indikasi yang perlu Anda waspadai dan membutuhkan konsultasi lebih lanjut ke dokter, apa saja?
- Rasa sakit tidak berkurang setelah lebih dari tujuh hari (minggu pertama), atau justru rasa sakit bertambah menjadi lebih hebat dan parah.
- Munculnya luka kecil karena gesekan bracket juga merupakan gejala normal, hanya saja kalau luka tersebut tidak sembuh, membesar, berdarah, atau bernanah dalam minggu pertama, wajib Anda waspadai.
- Kerusakan behel secara fisik, contohnya bracket lepas atau behel longgar. Ini perlu bantuan dokter gigi untuk memperbaikinya supaya tidak menghambat proses penyelarasan gigi.
- Jenis behel yang menggunakan kawat, terdapat risiko kawat yang bergeser atau lepas, hal ini juga berisiko menusuk jaringan di bagian dalam mulut.
- Bengkak di bagian dalam mulut yang diikuti dengan demam, kalau muncul indikasi ini jangan tunda untuk konsultasi.
- Indikasi lain yang tidak normal, contohnya gigi goyang hampir lepas, muncul bau mulut yang aneh, atau Anda khawatir dengan rasa aneh berlebihan yang muncul.
Pada dasarnya, nyeri dan sakit pada minggu pertama itu normal, tetapi kalau ada indikasi lain yang berlebihan, tidak ada salahnya segera konsultasi ke dokter gigi sebagai preventif yang tepat.
Tips Meredakan Rasa Nyeri Setelah Pasang Behel
Jika Anda mengikuti tips di bawah ini, rasa nyeri dan sakit setelah pasang behel tidak akan sampai begitu hebat atau tak tertahankan. Pun kalau tetap muncul rasa sakit, itu masih bisa dikompromi oleh tubuh.
1. Obat Pereda Nyeri sesuai Anjuran Dokter
Hal pertama yang wajib, adalah mengkonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran dan resep dokter. Meski Anda adalah orang yang begitu kreatif, sebaiknya tidak mengubah resep dan membeli obat pereda nyeri sendiri. Harus sesuai resep dokter. Titik.
Dokter gigi memberikan obat yang paling tepat sesuai kondisi spesifik masing-masing pasien. Jika muncul gejala sakit gigi lain, cek ke dokter gigi untuk mendapatkan obat sakit gigi pasca behel.
2. Kompres Dingin untuk Meredakan Bengkak
Kompres dingin merupakan tindakan yang berfokus menghambat aliran darah, sehingga dapat mengurangi pembengkakan, peradangan, serta nyeri/sakit secara berkala. Kabar baiknya, ini tergolong tindakan yang bisa Anda lakukan mandiri di rumah.
3. Gunakan Wax Behel untuk Luka di Gusi atau Bibir
Wax behel atau wax ortho adalah lilin khusus untuk meminimalisir gesekan antara behel dan jaringan lunak di sekitarnya sebagai pencegahan munculnya luka.
Luka dan iritasi bisa saja muncul, kalau dibiarkan dapat menjadi semakin parah, berdarah, atau bahkan bernanah. Sebelum itu terjadi, konsultasikan jenis wax behel kepada dokter gigi yang menangani Anda.
4. Istirahat dan Kurangi Aktivitas Berat
Begini, aktivitas berat contohnya lari maraton atau tinju, akan meningkatkan tekanan darah Anda. Selain itu, juga memberi tekanan berlebihan ke gigi. Dampaknya jelas tidak baik.
Pada masa adaptasi terutama di minggu pertama, usahakan fokus istirahat atau hanya lakukan aktivitas ringan. Pilihan ini akan sangat berguna agar tubuh fokus beradaptasi pada behel baru.
5. Konsumsi Rekomendasi Makanan Lunak dan Lembut
Tentu saja Anda harus tetap memenuhi kebutuhan dan nutrisi tubuh dari makanan maupun minuman. Hanya konsumsi makanan lunak yang lembut sesuai dengan rekomendasi dokter.
Apa saja makanan yang boleh dikonsumsi saat sakit setelah pasang behel?
Makanan yang Dianjurkan saat Gigi Masih Sakit
Contoh anjuran makanan untuk mengurangi sakit behel gigi, antara lain:
1. Makanan Lunak dan Lembut
- Bubur atau nasi yang dilembutkan, ini merupakan kategori makanan paling umum yang disarankan dokter gigi guna memenuhi karbohidrat harian.
- Makanan rebusan, contohnya ubi, ketela, dan kentang. Sebagai alternatif pengganti bubur atau nasi lembut.
- Agar-agar sebagai cemilan sehat dan mengenyangkan, Anda tidak perlu usaha lebih untuk mengunyah agar-agar.
- Susu dan yogurt cocok sebagai cemilan lain saat pasang behel, mampu memenuhi kebutuhan kalsium hingga protein, dan kabar baiknya dapat Anda konsumsi kapan saja.
- Aneka jus, baik jus buah hingga jus sayur. Anda bisa mengkonsumsi berbagai macam makanan, asalkan tidak mengunyah terlalu keras, kalau doyan boleh membuat jus dari bahan lainnya juga.
2. Makanan yang Perlu Dihindari
- Makanan terlalu besar dan keras, contohnya es batu, daging, atau buah-buahan yang membutuhkan tenaga tambahan mengigitnya.
- Makanan lengket dan kenyal seperti gulali, dodol, atau permen karet. Jelas, jenis ini berpotensi merusak behel atau membuatnya mengendur.
- Kacang dan biji-bijian yang berisiko terselip di sela gigi atau behel.
- Makanan renyah seperti keripik.
3. Tips Makan Tanpa Memperparah Nyeri
- Pilih anjuran makanan dan hindari kategori makanan pada poin di atas.Â
- Jika membutuhkan menggigit, misalnya untuk pepaya, jambu air, atau buah-buahan besar, potonglah kecil-kecil seukuran gigitan.
- Makan dengan santai, perlahan, serta kunyah di bagian geraham sehat secara hati-hati.
- Langsung sikat gigi setelah selesai makan untuk menghindari ada sisa makanan terselip atau tertinggal.
Tips Aktivitas Harian saat Masih Nyeri setelah Pasang Behel
Tentu saja, Anda harus tetap beraktivitas, hanya istirahat dan rebahan seharian selama seminggu penuh sama sekali bukan anjuran. Berikut beberapa tips agar tetap aktif tanpa berisiko buruk pada behel Anda.
1. Cara Tidur yang Nyaman
- Tips tidur nyaman setelah pasang behel dengan posisi telentang.
- Jangan lupa pakai wax behel.
- Minum obat pereda nyeri sesuai resep dokter.
- Mouthguard khusus untuk behel jika memiliki kebiasaan bruxism.
2. Tips Bicara Tanpa Terasa Ngilu
- Bicara dengan pelan, jelas, dan tidak terburu-buru agar mengurangi tekanan pada gigi dan behel.
- Adaptasi posisi lidah dalam melafalkan kata, misalnya untuk kata s, z, dan sebagainya.
- Hindari mulut kering, penuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup.
- Jangan lupa pakai wax behel.
- Jangan memaki orang lain yang lewat di depan rumah, selain menghindari ngilu behel, juga antisipasi rasa ngilu di hati.
3. Menjaga Kebersihan Gigi dengan Lembut
- Menggunakan alat khusus, seperti; sikat gigi behel, sikat interdental dan pasta gigi yang mengandung fluoride.
- Menyikat dengan pelan dan hati-hati menggunakan metode yang tepat.
- Jika ingin membersihkan sela gigi menggunakan dental floss, perlu alat bantuan tambahan yaitu floss threader.
- Akhiri proses membersihkan gigi selama menggunakan behel dengan obat kumur non-alkohol, atau obat kumur yang direkomendasikan dokter gigi Anda.
Apakah normal sakit behel sampai lebih dari seminggu? Jika merasakan sakit dan nyeri yang tidak hilang setelah satu minggu, itu mungkin tidak normal. Segera dapatkan bantuan dokter gigi untuk mengeceknya.
Cerita Nyata: Berapa Lama Sakit Behel Berdasarkan Pengalaman Pasien?
Penting Anda perhatikan bahwa sakit setelah pasang behel tidak dialami oleh semua orang. Nah, berikut ini contoh cerita nyata di mana Risa mengalami sakit setelah pasang behel dan proses penyembuhannya.
1. Pengalaman Sakit Hari ke-1 hingga Hari ke-7
Hari pertama setelah pemasangan behel metal umum (berbeda dengan behel self ligating), Risa hanya merasakan ada sesuatu yang mengganjal dan mulut seperti penuh. Rasa nyeri dan sakit baru ia rasakan saat memasuki hari kedua hingga keempat.
Untungnya, Risa tetap terhubung dengan klinik Mydents melalui konsultasi chat, ia mengikuti anjuran untuk mengkonsumsi obat dan menghindari makanan pantangan. Rasa sakitnya mulai berkurang memasuki hari kelima, dan benar-benar hilang sebelum genap satu minggu. Lain cerita dengan Dinda, ia hanya merasakan sakit pada hari kedua saja. Besoknya sudah tidak ada sakit, nyeri, maupun kesulitan bicara. Dinda hanya perlu membiasakan diri menggunakan behel saja. Masih banyak contoh pengalaman cerita nyata dari pasien Mydents tentang sakit dan nyeri setelah pasang behel gigi. Cerita Risa dan Dinda hanya satu contoh kebanyakan kondisi yang dialami pasien.
2. Pasien Dewasa vs Remaja: Apakah Berbeda?
Singkatnya, ya, antara pasien dewasa dan remaja seringkali berbeda dalam merasakan sakit setelah pasang behel gigi. Dinda adalah remaja usia 16 tahun, sedangkan Risa adalah perempuan dewasa berusia 27 tahun.
Dinda yang remaja notabene memiliki tulang rahang dalam masa pertumbuhan, sedangkan Risa yang orang dewasa tulang rahangnya sudah matang sepenuhnya. Dinda lebih cepat beradaptasi dengan behel gigi dibandingkan dengan Risa.
3. Apa yang Paling Membantu Mereka Mengurangi Rasa Sakit?
Meski dewasa pun, rasa nyeri masih berada dalam batas kompromi, bukan rasa nyeri yang tak tertahankan. Apalagi Risa selalu terhubung dengan Mydents, mengkonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran, dan mengikuti rekomendasi makanan yang baik saat memakai behel. Jika mengalami rasa nyeri lagi, Risa dapat melakukan kompres dingin secara mandiri di rumah. Hal tersebut akan memberikan rasa nyaman, mencegah bengkak, serta mengurangi nyeri maupun sakit yang dirasakan.
Bagaimana cara mengurangi rasa sakit setelah pasang behel? Anda dapat mengikuti apa yang dilakukan oleh Risa.
Cara Mencegah Nyeri Ekstrem sebelum Pasang Behel
Walaupun rasa sakit dan nyeri umumnya masih dalam batas kompromi, tetap ada kasus di mana pasien mengalami nyeri ekstrem tak tertahankan. Oleh sebab itulah, cegah dengan hal berikut ini.
1. Persiapan Mental dan Pola Makan Sebelum Pemasangan
Siapkan mental yang bulat sebelum pasang behel gigi, artinya Anda juga harus sepakat dengan makanan yang boleh dan tidak boleh Anda makan setelahnya.
2. Tanya Dokter Tentang Obat Nyeri Preventif
Langsung konsultasi ke dokter terkait obat anti nyeri atau rekomendasi lainnya merupakan langkah yang tepat. Dokter adalah tenaga profesional yang dapat memberikan arahan sesuai kondisi spesifik masing-masing pasien.
3. Pilih Waktu Pemasangan yang Tepat
Singkatnya, Anda sebaiknya menghindari waktu yang sibuk dan jadwal yang padat. Kalau sudah benar-benar nyantai, setidaknya untuk satu bulan ke depan, Anda dapat melakukan pemasangan behel gigi.
Waktu yang tepat bertujuan agar Anda lebih fokus untuk penyesuaian, adaptasi, dan penyembuhan.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter Jika Rasa Sakit Tak Kunjung Hilang?
Berikut ini kondisi yang mengharuskan pasien konsultasi ke dokter gigi, terutama jika rasa sakit dan nyeri tidak kunjung berkurang.
1. Tanda-Tanda Rasa Sakit yang Tidak Normal
Tandanya sederhana saja, kalau dalam satu minggu pertama rasa sakit tidak berkurang, kondisi itu harus Anda konsultasikan ke dokter. Apalagi kalau rasa sakit justru semakin tak tertahankan, jangan tunda mendapatkan bantuan profesional.
2. Risiko Luka, Infeksi, dan Reaksi Alergi
Mengabaikan penggunaan wax ortho dapat membuat jaringan sekitar behel menjadi iritasi, luka, dan infeksi. Pada beberapa kondisi tertentu, juga memunculkan reaksi alergi.
Seharusnya luka juga akan sembuh dengan sendirinya sebelum satu minggu, tetapi kalau tidak menunjukkan perubahan ke arah lebih baik, segera konsultasikan ke dokter gigi yang menangani.
3. Kapan Harus ke Klinik Gigi Terdekat?
Selain pada kondisi spesifik yang mengharuskan Anda kontrol ke dokter gigi, jangan abaikan jadwal rutin. Kontrol behel gigi ke dokter gigi umumnya setiap 3 sampai 8 minggu sekali (sesuai kondisi masing-masing pasien).
Ditinjau oleh: drg. Nisti Yulia
–
FAQ Seputar Pantangan Setelah Pasang Gigi Palsu
Pasang behel sakit berapa lama? Rasa sakit setelah pasang behel akan hilang sepenuhnya kurang lebih satu minggu (7 hari).
Sakit behel tidak bisa dicegah sepenuhnya. Pencegahan bukan menghilangkan gejala yang muncul, ini adalah tindakan pencegahan untuk mengurangi intensitasnya.
Makanan yang aman saat mengalami nyeri behel adalah kategori makan lembut, lunak, tidak terlalu panas/dingin, tidak berserat, tidak renyah, dan mudah dalam menelan.
Minum obat anti nyeri setelah pasang behel diperbolehkan asalkan sesuai dengan resep dokter.
Tidak, setiap orang memiliki ambang kompromi rasa sakit yang berbeda-beda. Hal lain yang mempengaruhi adalah jenis behel, usia, kondisi gigi, dan sebagainya.
Siap untuk wujudkan senyum idealmu?
Yuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami 🙂

Pasang Behel Gigi di Bintaro, Pamulang, Ciledug, dan Pesanggrahan: Panduan Lengkap

Pasang Behel di Dokter Gigi Umum atau Spesialis Ortodonti? Ini Bedanya


Checklist Lengkap H-1 Sebelum Operasi Gigi Bungsu: Persiapan Tubuh, Mental, dan Logistik

Cabut Gigi Bungsu Pakai BPJS atau Klinik Swasta? Perbandingan Jujur

Siap untuk wujudkan senyum idealmu?
Yuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami 🙂