Sariawan di Lidah: Kenapa Bisa Terjadi ?
Daftar Isi
Sariawan di lidah kerap dianggap sepele, padahal kondisi ini justru bisa mengganggu aktivitas sehari-hari seperti makan, bicara, bahkan menyikat gigi. Jika dibiarkan, sariawan bisa muncul berulang dan memicu masalah kesehatan mulut yang lebih serius.
Pada kesempatan ini, Mydents Dental Care akan memberikan penjelasan lengkap terkait penyebab, cara mengobati, dan kapan harus waspada terhadap sariawan di lidah.
Kenapa Sariawan di Lidah Perlu Diperhatikan
Sariawan bisa muncul di berbagai bagian rongga mulut, bibir, pipi bagian dalam, lidah bahkan gusi.
Berikut beberapa alasan mengapa Anda tidak boleh mengabaikan sariawan yang muncul, baik di lidah maupun area mulut lainnya.
- Mengganggu aktivitas sehari-hari, bicara menjadi tidak jelas, sulit menikmati makanan dan minuman, dan tidak bisa membersihkan rongga mulut secara maksimal karena nyeri.
- Munculnya sariawan menjadi tanda bahwa mulut Anda sedang mengalami infeksi bakteri, virus, atau jamur.
- Komplikasi masalah kesehatan mulut yang jauh lebih serius, seperti penyakit sistemik diabetes, gangguan autoimun, kurangnya nutrisi, hingga gejala kanker mulut sariawan di lidah.
Masalah dimulut tidak boleh anda abaikan karena didalam mulut kita terdapat banyak sekali bakteri.
Dr. Peter St. Clair dan Charles Beliveau dari Dental Partners of Newburyport memperkirakan ada lebih dari 20 miliar koloni bakteri yang hidup di mulut manusia, termasuk di gusi, gigi, lidah, air liur, pipi bagian dalam, hingga tenggorokan dan kerongkongan.
Apa Itu Sariawan di Lidah?
Sariawan di lidah adalah luka kecil datar berbentuk bulat atau oval, berwarna putih atau kuning pada bagian tengah serta warna kemerahan pada bagian tepinya.
Sariawan dapat muncul di semua bagian lidah, namun yang paling sering adalah di lidah bagian depan dan samping. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan muncul sariawan di lidah belakang, permukaan lidah, maupun pangkal lidah (sariawan di tenggorokan).
Sariawan dan iritasi biasa itu berbeda. Kita bisa melihat perbedaannya dari bentuk dan warnanya, sariawan umumnya bulat atau pipih beraturan dengan warna putih atau kuning di tengah dan merah di tepi. Sedangkan iritasi, bentuknya acak dan tidak memiliki warna putih atau kuning.
Namun, iritasi atau luka pada lidah dapat berubah menjadi sariawan karena infeksi atau faktor lain.
Penyebab Umum Sariawan di Lidah
Sebelum membahas obat sariawan di lidah, penting untuk mengetahui apa saja penyebabnya.
Beberapa faktor penyebab sariawan di lidah:
- Cedera mekanis, contohnya lidah tergigit.
- Stres dan kelelahan.
- Kekurangan vitamin untuk sariawan di lidah, seperti vitamin B12, vitamin C, dan zat besi.
- Gangguan hormonal misalnya saat menstruasi atau sedang hamil.
- Reaksi alergi dari makanan atau bahan tertentu, contohnya alergi udang.
- Iritasi karena gigi tajam, penggunaan behel, atau gigi palsu.
- Sariawan akibat gangguan sistem imun tubuh.
- Biasanya sariawan muncul akibat kombinasi beberapa faktor tersebut, yang dimana cedera mekanis, stres, dan gangguan hormonal merupakan yang paling sering terjadi (tidak tunggal). Pada kondisi tertentu, sariawan adalah tanda dari masalah yang serius, misalnya karena gangguan imun.
Cara Mengobati Sariawan di Lidah
Proses penyembuhan sariawan di bawah lidah maupun lidah bagian lain dapat kita percepat dengan pengobatan yang tepat setelah menghentikan penyebabnya. Ada 2 cara menghilangkan sariawan di lidah, yaitu dengan metode pengobatan medis dan alami.
1. Pengobatan Medis
Pengobatan medis menggunakan obat-obatan. Apa apa Obat sariawan di lidah paling manjur apabila digunakan sesuai dengan rekomendasi dari dokter. Ada beberapa jenis obat sariawan, yaitu:
- Salep sariawan ampuh atau topikal seperti Kenalog in Orabase 0.1% atau Bufacomb in Orabase Cream.
- Antiseptik mulut yang mengandung bahan aktif menyembuhkan luka seperti chlorhexidine, chitosan, boron, atau benzydamine hydrochloride serta bebas alkohol.
- Salep kortikosteroid ringan seperti Triamcinolone.
Obat resep dari dokter yang menjadi pilihan paling aman sesuai dengan gejala dan kondisi spesifik pasien daripada coba-coba obat sariawan di lidah di apotik. Penggunaan obat akan mengurangi gejala dan mempercepat sariawan di lidah samping, maupun di bagian lainnya di rongga mulut.
2. Pengobatan Alami
Selain itu, ada beberapa rekomendasi obat alami yang juga dapat meringankan gejala serta mempercepat penyembuhan sariawan, antara lain:
- Berkumur dengan air garam, fungsinya sebagai obat kumur antiseptik untuk mengontrol pertumbuhan bakteri agar sariawan tidak menjadi semakin parah. Ini menjadi obat sariawan di lidah alami yang paling ampuh terutama untuk sariawan yang sulit terjangkau obat topikal, contohnya di lidah bagian belakang.
- Madu, digunakan seperti obat oles, salep, atau topikal; langsung dioles di bagian sariawan.
- Daun sirih, dikunyah atau direbus untuk berkumur.
- Es batu, fokus utamanya untuk mengurangi rasa nyeri, sakit, dan pembengkakan.
- Hindari makanan pemicu sariawan contohnya makanan asam, pedas, panas, dan keras.
Pengobatan alami efektif pada gejala awal, namun jika gejala berlanjut lebih dari 3 hari, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Bagaimana cara cepat menghilangkan sariawan di lidah? Caranya dengan pengobatan medis, sebab pengobatan alami membutuhkan proses yang lebih lama.
Kapan Harus Waspada?
Setiap gejala dalam rongga mulut tidak boleh Anda sepelekan, termasuk sariawan, karena bisa menjadi tanda masalah serius.
Berikut ini beberapa kondisi yang wajib Anda waspadai jika mengalami sariawan di lidah.
- Sariawan tidak sembuh dengan sendirinya setelah 2 minggu, serta tidak menunjukkan tanda-tanda membaik, atau malah menjadi lebih parah dan menyebar.
- Rasa nyeri berlebihan yang tidak tertahankan, disertai dengan ruam, pembengkakan, lidah bercak hitam, atau gejala lain.
- Sariawan semakin membesar (ukurannya melebar) atau muncul sariawan baru di area berbeda.
- Munculnya benjolan di bibir atau luka lain di rongga mulut.
- Munculnya gejala demam atau pembesaran kelenjar.
Cara menyembuhkan sariawan tanpa obat? sariawan biasa sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, namun apabila. Tetapi kalau mengalami kondisi di atas, bisa menjadi tanda kondisi serius yang tidak bisa sembuh sendiri.
Beberapa kondisi serius yang bisa ditandai oleh sariawan antara lain, lichen planus, leukoplakia, hingga kanker mulut. Segera periksa ke dokter gigi spesialis jika mengalami atau tanda-tanda di atas.
Perbedaan Sariawan, Kandidiasis dan Herpes Labialis
Gejala sariawan hampir sama dengan kandidiasis oral dan herpes labialis; berikut tabel perbedaannya.
Pembeda | Sariawan | Kandidiasis Oral | Herpes Labialis |
Penyebab | Cedera mekanis, stres, kekurangan nutrisi, gangguan hormonal, alergi, iritasi, gangguan imun | Diabetes, gangguan imun, penggunaan obat-obatan kortikosteroid, Infeksi jamur lidah Candida albicans | Infeksi virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) Sifat Infeksi |
Penularan | Tidak menular | Bisa menular | Sangat menular |
Penampakan | Luka bulat atau oval kecil, tengah putih atau kuning, tepi merah, tidak ada cairan | Area Pplak putih area (tidak berbentuk luka tunggal) | Kumpulan lepuhan kecil berisi cairan jernih, setelah pecah menjadi seperti kerak |
Gejala | Nyeri ringan, tanpaPerih, tidak demam | Bau mulut, mulut kering, biasanya tidak nyeri | Gatal, kesemutan, nyeri tajam, panas, biasanya ada demam |
Penyembuhan | Bisa sembuh sendiri 7-14 hari, penggunaan obat medis atau alami mempercepat penyembuhan | Bisa sembuh sendiri jika memiliki sistem imun kuat, namun umumnya perlu pengobatan medis antijamur | Lepuhan herpes labialis bisa sembuh sendiri 7-10 hari, namun virus tetap ada di dalam tubuh dan perlu antivirus |
Kambuh | Bisa kambuh tergantung pemicu dan penyebabnya | Bisa kambuh jika penyebabnya tidak ditangani | Sering Sangat bisa kambuh |
Pengobatan | Obat kumur, obat Ooles/topikal | Antijamur | Antivirus |
Di antara ketiganya, sariawan merupakan yang paling ringan dan tidak berbahaya.
Kandidiasis oral lidah berjamur bisa menjadi serius terutama pada individu dengan daya tahan tubuh rendah, karena berisiko menyebar ke saluran pencernaan atau menjadi tanda penyakit sistemik. Sedangkan herpes labialis berada di tengah-tengah, potensi sangat menular dan potensi kambuh lagi tinggi.
Sariawan di Lidah pada Anak: Apa yang Perlu Diperhatikan?
Sebagai orang tua, sama sekali tidak boleh mengabaikan atau menggap sepele semua gejala yang terjadi pada anak. Hal ini berpengaruh langsung pada pemenuhan nutrisi, tumbuh, kembang, dan kenyamanan anak itu sendiri.
Berikut gejala sariawan pada:
- Anak menjadi rewel tanpa alasan yang jelas, karena sariawan itu memang sangat tidak nyaman.
- Adanya luka kecil seperti yang sudah kami jelaskan di lidah anak.
- Kalau anak sudah bisa mengeluh, ia akan menolak makan, menjulurkan lidah, atau membuka mulut.
- Munculnya bau mulut jika kondisi sariawan sudah cukup parah.
Sedangkan penyebab umum pada anak diantaranya luka atau cedera mekanis, alergi makanan, dan kekurangan nutrisi. Sebab jika tidak ditangani, dapat mengakibatkan beberapa dampak seperti:
- Gangguan makan, sehingga berisiko kurang gizi karena nutrisi tidak terpenuhi.
- Gangguan pertumbuhan terutama pada balita.
- Gangguan tidur dan rewel berkepanjangan karena merasa tidak nyaman di bagian mulut.
- Risiko infeksi sekunder pada luka yang justru membutuhkan penanganan lebih kompleks.
Orang tua disarankan untuk tidak memberikan obat tanpa resep dokter. Segera bawa anak ke dokter gigi spesialis anak untuk mendapatkan obat sariawan di lidah anak agar memberikan kenyamanan, kesembuhan, dan pemenuhan nutrisi untuk tumbuh-kembang buah hati.
Cara Mencegah Sariawan di Lidah
Baik untuk anak maupun orang dewasa, lakukan pencegahan guna meminimalisir sariawan kambuh lagi di masa depan.
- Menjaga pola makan sehat, terutama yang mengandung vitamin B12, vitamin C, dan zat besi.
- Kurangi stress, Anda juga dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.
- Menjaga kebersihan mulut, termasuk sikat gigi yang benar dengan pasta gigi yang mengandung fluoride, flossing untuk mengangkat sisa makanan di sela gigi, dan obat kumur untuk mengontrol bakteri mulut.
- Hindari makanan pemicu seperti makanan yang terlalu asam, pedas, panas, dan keras.
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikatlah gigi secara perlahan untuk mencegah cedera mekanis yang dapat memicu sariawan.,Â
Nah, kalau sudah pernah mengalami sariawan, Anda pasti juga setuju bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, kan? Pencegahannya sederhana, namun apabila sariawan muncul kembali, segera konsultasikan ke dokter.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter Gigi atau Klinik?
Banyak orang mengira bahwa konsultasi ke dokter gigi atau klinik gigi hanya diperlukan saat ada keluhan seperti sariawan. Padahal, kontrol rutin setidaknya 6 (enam) bulan sekali sangat disarankan, bahkan ketika mulut dalam kondisi sehat, untuk mencegah masalah yang lebih serius.
Namun, jika saat ini Anda sedang mengalami sariawan yang tak kunjung sembuh meski sudah mencoba berbagai cara alami, jangan ragu untuk segera berkonsultasi. Penanganan dini oleh dokter gigi akan membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.
Mydents Dental Care siap membantu Anda melalui layanan konsultasi langsung di berbagai cabang, seperti Pamulang, Ciledug, Bekasi, Bintaro, dan Pesanggrahan. Selain itu, Anda juga bisa konsultasi gratis via chat melalui kontak di klinik cabang terdekat.
Jangan biarkan sariawan di lidah mengganggu kenyamanan Anda. Segera tangani dengan langkah yang tepat agar aktivitas sehari-hari kembali lancar.
Ditinjau oleh: drg. Nisti Yulia
FAQ tentang Sariawan di Lidah
Tidak, sariawan bukan penyakit menular. Namun gejala sariawan membuat tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas, sehingga perlu perhatian khusus dalam mengobatinya.
Ya, sariawan bisa sembuh sendiri dalam kurun waktu 7 hingga 14 hari. Pengobatan medis maupun alami dapat mempercepat proses penyembuhan tersebut.
Obat yang digunakan tergantung pada penyebab dan kondisi masing-masing orang. Namun umumnya, obat oles atau topikal dari dokter paling cepat menyembuhkan karena langsung ke lokasi luka.
Bisa jadi, sariawan dapat muncul karena kekurangan vitamin khususnya B12, C, dan zat besi. Tetapi untuk pastinya, Anda perlu konsultasi ke dokter, guna menghindari masalah serius seperti gangguan sistem imun tubuh.
Siap untuk wujudkan senyum idealmu?
Yuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami 🙂

Alkohol Bisa Merusak Gigi? Ini Fakta dan Dampaknya pada Kesehatan Mulut





Siap untuk wujudkan senyum idealmu?
Yuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami 🙂