Cara Merawat Gigi Palsu agar Tidak Rusak Hingga Bertahun-tahun

Daftar Isi

Cara merawat gigi palsu agar tidak rusak atau menimbulkan kondisi kurang nyaman harus dipahami setiap orang. Jika hanya dalam beberapa bulan setelah pasang gigi palsu Anda menemukan masalah, seperti basis gigi palsu berubah warna, tumbuh jamur, atau muncul bau tidak sedap, kemungkinan perawatan yang Anda lakukan kurang tepat.

Jika Anda memasang gigi palsu di klinik Mydents Dental Care, Anda akan memperoleh panduan cara merawat gigi palsu permanen dari dokter gigi spesialis. Tidak hanya itu saja, Anda juga bisa tetap terhubung untuk konsultasi gratis via chat maupun membuat janji temu di klinik untuk kontrol.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan panduan perawatan gigi palsu lepasan secara umum. Namun, mempertimbangkan kondisi spesifik setiap orang kemungkinan besar berbeda, Anda disarankan untuk mendapat panduan langsung dari tenaga profesional di klinik gigi terbaik.

Mengapa Perawatan Gigi Palsu Itu Penting?

Merawat gigi palsu tidak kalah pentingnya daripada merawat gigi asli. Tujuannya agar kesehatan rongga mulut tetap terjaga, serta membuat pemakaian gigi palsu terasa nyaman dan gigi palsu dapat tahan lama.

Ada banyak dampak buruk jika gigi palsu tidak dirawat dengan tepat dan rutin, seperti:

  • Muncul bau mulut tidak sedap. Hal ini dikarenakan gigi palsu yang tidak mendapat perawatan akan menjadi tempat penumpukan sisa-sisa makanan.
  • Kebersihan gigi palsu yang buruk berisiko mengakibatkan infeksi jamur, yang menyebabkan masalah rongga mulut, seperti kandidiasis oral.
  • Infeksi juga dapat menyerang jaringan lunak mulut hingga radang gusi (stomatitis denture) yang nantinya membutuhkan perawatan lebih lanjut untuk mengatasinya.
  • Kerusakan juga bisa terjadi di bagian mahkota gigi palsu itu sendiri, seperti retak dan berubah warna.
  • Jika warna gigi palsu (apalagi di posisi depan) berubah warna, tentu saja akan turut berpengaruh pada estetika/tampilan, sehingga akan berdampak buruk pada rasa percaya diri Anda.
  • Dampak lainnya adalah biaya tambahan untuk memperbaiki kerusakan gigi palsu atau masalah mulut yang diakibatkan tidak merawatnya dengan tepat dan rutin.

Jadi, ada baiknya Anda bertanya kepada diri sendiri apakah sudah siap untuk merawat gigi palsu Anda sebelum memutuskan untuk memasangnya.

Jenis-Jenis Gigi Palsu dan Perawatannya yang Tepat

Nah, cara merawat gigi palsu agar tidak bau itu berbeda sesuai dengan jenis-jenis gigi palsu masing-masing. Kategori besar gigi tiruan ada 2, yaitu lepasan (termasuk akrilik, valplast, thermosen) dan permanen (implan, bridge).

Berikut perbedaan perawatan gigi palsu permanen dan lepas pasang.

1. Gigi Palsu Lepas Pasang (Lepasan)

Gigi palsu lepasan (removable denture) umumnya menggunakan bahan akrilik, valplast, atau thermosen. Berikut cara perawatan harian, cara menyimpan gigi palsu di malam hari, serta kesalahan yang umum dilakukan, dan tips merawat gigi palsu.

a. Cara Perawatan Harian dan Penyimpanan Gigi Palsu Lepasan

  • Setelah makan sebaiknya Anda melepas gigi palsu lepasan lalu membilasnya dengan air mengalir. Gunakan air biasa yang bersih dan sikat yang lembut. Berapa kali gigi palsu harus dibersihkan? Apabila Anda makan 3x sehari, sebisa mungkin juga membersihkan gigi palsu 3x sehari itu.
  • Bersihkan juga rongga mulut setelah gigi palsu Anda lepaskan. Mulai dari membersihkan gusi dan lidah, lanjut ke seluruh rongga mulut agar terbebas dari sisa-sisa makanan.
  • Lepaskan saat akan tidur di malam hari. Anda disarankan untuk merendam gigi palsu lepasan dalam wadah berisi air guna mempertahankan bentuk dan kebersihannya.
  • Sebaiknya menggunakan wadah tertutup yang bersih untuk menghindari risiko hilang atau tidak sengaja terbuang saat menyimpan gigi palsu lepasan.

b. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Cara membersihkan gigi palsu yang salah, seperti menyikat menggunakan sikat yang keras dan pasta gigi dengan butiran yang kasar Tetap menggunakan gigi palsu meski sedang tidur, nanti bisa tertelan lho!
  • Tidak menggunakan wadah khusus untuk menyimpan gigi palsu, karena banyak sekali kasus gigi palsu tidak sengaja terbuang ke tempat sampah.
  • Mengabaikan jadwal kontrol rutin setelah pemasangan gigi palsu.

c. Tips Tambahan Agar Gigi Palsu Awet hingga Bertahun-Tahun

  • Jangan lupa kontrol rutin setiap 6 (enam) bulan sekali ke dokter gigi spesialis terdekat untuk melihat kondisi  gigi palsu lepasan Anda, apakah masih sesuai atau tidak.
  • Kalau gigi palsu terasa kurang pas (terlalu longgar), sebaiknya meminta bantuan profesional ke dokter gigi agar dapat cekat kembali.
  • Hindari menggigit makanan yang terlalu keras dan benda yang bukan makanan. Apa makanan yang mempercepat kerusakan gigi palsu? Contohnya seperti es batu.
  • Saat ingin melepas gigi palsu, gunakan dua tangan yang sudah bersih agar tekanan di bagian kanan dan kiri seimbang.
  • Sebenarnya kalau Anda sudah menerapkan cara merawat gigi palsu harian pada poin a dan b di atas, gigi palsu lepasan Anda bisa awet hingga bertahun-tahun.

2. Gigi Palsu Permanen (Implan atau Bridge)

Gigi palsu permanen (fixed denture) memiliki cara perawatan yang cenderung lebih mudah, berikut detailnya.

a. Teknik Pembersihan Gigi Palsu Permanen

  1. Perawatan untuk gigi palsu permanen, baik dari dental implant maupun dental bridge, hampir menyerupai perawatan terhadap gigi asli Anda, yaitu dengan menyikat gigi secara rutin sebanyak 2 (dua) kali sehari, di pagi hari setelah sarapan dan di malam hari sebelum tidur.
  2. Bersihkan sela-sela gigi, misalnya dengan benang gigi (dental floss).
  3. Jaga kebersihan rongga mulut dengan menyikat lidah.

b. Penyimpanan, Apakah Perlu?

Anda hanya perlu menyimpan gigi palsu permanen di dalam rongga mulut tanpa melepaskannya.

c. Tips agar Gigi Palsu Permanen Awet dan Sehat

Selain menjaga kesehatan dan kebersihan mulut sebagaimana seharusnya, Anda harus mengikuti arahan dokter gigi, serta tetap kontrol ke klinik minimal 6 (enam) bulan sekali. Kontrol tersebut bertujuan untuk mengecek kondisi lem gigi palsu permanen, kondisi gigi palsu dan gigi-geligi di sekitarnya, serta jaringan penyangga gigi.

Panduan Lengkap Cara Merawat Gigi Palsu Sehari-hari

Bagaimana cara merawat gigi palsu sehari-hari secara umum?

1. Rutinitas Pagi dan Malam Hari

a. Pagi Hari

  • Setelah bangun tidur, bersihkan rongga mulut terlebih dahulu sebelum memasang gigi palsu lepasan yang masih ada di larutan rendaman. Anda dapat menyikat gigi dan berkumur sebelum menggunakan gigi palsu.
  • Ambil gigi palsu dari rendaman, bersihkan dengan cara menyikatnya dengan lembut, lalu bilas dulu sebelum Anda pasang.

Setelah selesai membilas, pasang dengan hati-hati sampai nyaman dan tidak goyang, cek jenis gigi palsu ternyaman.

b. Malam Hari

  • Lepaskan gigi palsu, bersihkan, lalu simpan ke wadahnya kembali.
  • Bersihkan juga rongga mulut keseluruhan dengan lembut.

2. Cara Membersihkan Gigi Palsu yang Benar

Sebenarnya, bagaimana teknik membersihkan gigi palsu yang benar? Jika gigi palsu permanen, Anda bisa memperlakukannya sebagaimana gigi asli, yakni dengan menyikat gigi 2 (dua) kali sehari, menggunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi, dan menyikat lidah. Sedangkan kalau gigi palsu lepasan, berikut adalah urutan cara membersihkannya:

  • Melepas gigi palsu
  • Membilas gigi palsu dengan air mengalir
  • Menyikat dengan sikat dan sabun cair yang tidak mengandung butiran kasar
  • Membilasnya lagi
  • Menyimpan ke wadah

3. Apakah Boleh Menggunakan Pasta Gigi Biasa?

Anda tidak disarankan untuk menggunakan pasta gigi untuk gigi palsu. Hal ini dikarenakan kandungan pasta gigi yang bersifat abrasif sehingga dapat menyebabkan porus atau celah-celah kecil pada basis gigi palsu. Anda sebaiknya menggunakan sabun cair yang tidak memiliki butiran-butiran kasar.

4. Alat Pembersih Gigi Palsu yang Disarankan

  • Sikat gigi untuk gigi palsu (denture brush)
  • Pembersih gigi palsu (denture cleaning)

Tips Menghindari Bau Tak Sedap pada Gigi Palsu

1. Penyebab Gigi Palsu Menjadi Bau

Bau tak sedap umumnya disebabkan oleh penumpukan sisa makanan dan pertumbuhan bakteri di gigi palsu. Kondisi ini akan semakin parah jika mengabaikan cara merawat gigi palsu, kebersihan gigi, dan kesehatan mulut keseluruhan.

2. Tips Mencegah dan Menghilangkan Bau

Untuk mencegah munculnya bau pada gigi palsu, Anda perlu membersihkan gigi palsu dengan maksimal. Jika sudah terlanjur muncul bau tak sedap, hilangkan dengan cara berikut:

  • Lepaskan gigi palsu, sikat keseluruhan dengan sikat gigi lembut dan sabun, lalu rendam di larutan khusus denture cleaning. Lamanya perendaman disesuaikan dengan anjuran pabrik masing-masing produk yang Anda gunakan.
  • Bersihkan mulut dan gusi Anda, serta gunakan obat kumur anti-bakteri untuk mengontrol pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
  • Dapatkan tindakan medis untuk mengatasi masalah gigi dan mulut lain yang mungkin menjadi penyebab bau mulut tak sedap, seperti gigi berlubang, sariawan, mulut kering, karang gigi, dan sebagainya.

Teknik Membersihkan Gigi Palsu dengan Aman dan Efektif

Apakah gigi palsu boleh disikat? Tentu saja boleh, namun Anda perlu memperhatikan cara yang aman dan efektif, seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya. 

1. Cairan Pembersih yang Aman vs Berbahaya

Larutan

Keamanan

Air bersih

Aman untuk membersihkan harian

Denture cleaning

Aman untuk membersihkan tanpa merusak

Sabun bayi

Aman tanpa zat abrasif

Obat kumur

Aman untuk berkumur (bukan untuk merendam gigi palsu)

Pasta gigi biasa

Kurang aman, mengandung zat abrasif

Pemutih pakaian

Tidak aman, merusak gigi palsu

Sabun cuci piring

Aman apabila berupa sabun cair yang tidak mengandung butiran-butiran kasar

Sabun cuci pakaian

Tidak aman, merusak gigi palsu

Pembersih lantai

Tidak aman, mengandung zat kimia keras

Air panas

Tidak aman, merusak bentuk gigi palsu

2. Frekuensi Membersihkan yang Ideal

Membersihkan

Frekuensi

Sikat gigi palsu

2x sehari (pagi dan malam)

Sikat gigi asli (membersihkan mulut)

2x sehari (pagi dan malam)

Membilas/mencuci

Setelah makan

Merendam dengan denture cleaner

Malam sebelum tidur

Periksa ke dokter gigi

6 bulan sekali

Perawatan Gigi Palsu Berdasarkan Bahan Material

Pada dasarnya, merawat gigi palsu hampir sama seperti merawat gigi asli, yakni dengan rutin menjaga kebersihannya. Berikut ini merupakan cara merawat gigi palsu tanpa biaya mahal berdasarkan bahan materialnya. Kira-kira mana yang paling mudah dalam perawatan?

1. Gigi Palsu Akrilik atau Gigi Palsu Valplast

  • Membersihkan secara rutin (frekuensi ideal sesuai tabel di atas)
  • Merendam gigi palsu ketika tidak digunakan
  • Menghindari kebiasaan buruk, seperti menggigit benda keras (es batu atau pensil)
  • Periksa rutin ke dokter gigi setiap 6 (enam) bulan sekali)
  • Menjaga kebersihan mulut keseluruhan

2. Gigi Palsu Cekat berbahan Resin Komposit/Porselen

  • Hindari sikat gigi yang kasar
  • Menggunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi
  • Periksa rutin ke dokter gigi setiap 6 (enam) bulan sekali)
  • Menjaga kebersihan mulut keseluruhan

Menjaga Fungsi dan Estetika Gigi Palsu untuk Senyum Percaya Diri

1. Bagaimana Gigi Palsu Mempengaruhi Penampilan?

  • Gigi palsu merupakan pengganti gigi asli untuk mengembalikan fungsi pengunyahan dan estetika. Selain itu, gigi palsu juga mengembalikan fungsi bicara dengan membantu pengucapan kata yang lebih jelas.
  • Gigi palsu melengkapi bagian gigi yang hilang.
  • Gigi yang hilang (tanpa gigi palsu) mempengaruhi struktur wajah, mengakibatkan wajah tampak tua.
  • Gigi palsu menjaga rahang tetap proporsional.

2. Cara Menjaga Warna dan Bentuk Gigi Palsu

Kalau fokusnya hanya agar warna tetap putih/bersih dan bentuknya tidak berubah, berikut 3 poin utama yang bisa Anda lakukan.

  • Hindari merokok dan kurangi kopi
  • Jangan gunakan air panas/mendidih
  • Bersihkan secara rutin dengan frekuensi ideal dan hindari benturan
  • Simpan gigi palsu di wadah yang aman

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari dalam Merawat Gigi Palsu

Secara garis besar, beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari, antara lain:

1. Menggosok Terlalu Kuat

Jangan menggosok dan menyikat gigi palsu terlalu kuat. Anda disarankan untuk menggunakan sikat gigi yang lembut dan menyikat gigi palsu dengan tekanan ringan saja.

2. Tidak Merendam saat Tidur

Pada saat tidur atau tidak digunakan, Anda disarankan untuk merendam gigi palsu dalam air bersih dan wadah yang aman. Hal ini dilakukan agar bentuk gigi palsu Anda tidak berubah. 

Selain itu, melepas gigi palsu saat tidak Anda gunakan juga memperlancar sirkulasi darah di gusi dan area rongga mulut yang menempel dengan gigi palsu.

3. Menggunakan Pemutih Kimia

Menggunakan pemutih pakaian atau sabun cuci piring memang pilihan yang cepat, murah, dan mudah. Namun ini bukanlah tindakan yang tepat, karena sangat merusak gigi palsu.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter Gigi?

Anda perlu konsultasi ke dokter gigi baik saat muncul masalah ada gigi palsu maupun tidak.

1. Tanda-Tanda Gigi Palsu Perlu Penyesuaian Ulang

  • Longgar
  • Gigi palsu rusak
  • Sering bergeser sendiri
  • Terasa mau lepas, terutama ketika sedang berbicara
  • Kendala mengunyah
  • Kendala berbicara
  • Bau dan tidak hilang
  • Perubahan warna
  • Perubahan bentuk
  • Terasa nyeri ketika menggunakan gigi palsu

2. Pentingnya Kontrol Rutin ke Klinik Gigi

  • Mengevaluasi kondisi gigi palsu Anda saat ini
  • Mencegah infeksi yang mungkin terjadi di rongga mulut

Kesimpulan: Rawat Gigi Palsumu, Rawat Kesehatanmu

Pada akhirnya, sebenarnya cara merawat gigi palsu lepasan itu mudah, apalagi yang permanen. Hanya saja, tidak sedikit orang yang mengabaikan perawatan karena dirasa masihng aman atau belum ada gejala.

Lah, bagaimana pun kan lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka dari itu, sebaiknya tidak menunggu adanya gejala munculnya masalah kesehatan gigi dan mulut.

Jadi, apa yang perlu Anda lakukan? Terapkan cara merawat gigi palsu di atas secara konsisten dan teratur, serta rutin kontrol ke klinik gigi minimal 6 bulan sekali meski tidak ada masalah kesehatan gigi dan mulut. Semoga membantu, ya!

Ditinjau oleh: drg. Rebecca Grace Agustina

Pertanyaan Umum Seputar Perawatan Gigi Palsu (FAQ)

Ya, gigi palsu harus dibersihkan dan dirawat setiap hari minimal 2x sehari agar tidak rusak.

Tidak, gigi palsu tidak bisa dicuci dengan air panas karena bisa merusak/mengubah bentuknya.

Tidak disarankan. Hal ini dikarenakan pasta gigi mengandung bahan-bahan abrasif yang dapat mengikis permukaan gigi palsu.

Ada banyak faktor yang menyebabkan gigi palsu bisa bau selain tidak membersihkannya, seperti tidak merendam semalaman, kotoran yang sudah terlanjur menempel dan mengerak, atau sisa makanan di posisi sangat tersembunyi.

Tidak ada patokan waktu khusus kapan gigi palsu harus diganti. Namun, ketika warna dan bentuknya sudah berubah sehingga tidak sesuai dengan kondisi jaringan rongga mulut, Anda perlu mempertimbangkan untuk mengganti gigi palsu tersebut. Selain itu, Anda juga perlu konsultasi dengan dokter gigi apabila gigi palsu sudah longgar dan nyeri ketika digunakan.

Hampir sama seperti penyimpanan biasanya, Anda perlu menyimpan gigi palsu pada wadah tertutup ketika tidak digunakan selama bepergian.

Siap untuk wujudkan senyum idealmu?

Yuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami 🙂