Implan Gigi untuk Lansia dan Pasien Diabetes Terkontrol

Implan Gigi untuk Lansia dan Pasien Diabetes Terkontrol

Implan-Gigi-untuk-Lansia-dan-Pasien-Diabetes-Terkontrol

Daftar Isi

 FAQ (Frequently Asked Questions)

Selama kondisi kesehatan umum Anda baik, tidak ada penyakit kronis yang tidak terkontrol, tulang rahang masih cukup, dan Anda dapat menjalani prosedur bedah ringan, usia 75 tahun bukan halangan. Pemeriksaan klinis dan pencitraan adalah penentu utama, bukan tahun lahir.

Tidak. Pasien diabetes tetap melanjutkan pengobatannya sesuai resep dokter yang menangani. Justru penghentian obat dapat membuat gula darah tidak stabil dan meningkatkan risiko komplikasi. Yang penting adalah komunikasi terbuka antara dokter gigi, dokter umum atau penyakit dalam, dan pasien.

Risiko terbesar adalah infeksi pasca operasi dan kegagalan osseointegrasi. Kedua risiko ini dapat dikurangi secara signifikan dengan kontrol gula darah yang baik sebelum dan setelah prosedur, pemberian antibiotik profilaksis bila diperlukan, serta kepatuhan terhadap instruksi perawatan pasca operasi.

Pada umumnya 4 hingga 6 bulan dari awal hingga pemasangan mahkota permanen. Untuk pasien lansia atau dengan kondisi sistemik, durasi ini bisa sedikit lebih panjang karena penyembuhan yang lebih perlahan dan pemantauan yang lebih hati-hati.

Siap untuk wujudkan senyum idealmu?

Yuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami 🙂