Perawatan Gigi Berlubang: Proses, Cara Merawat dan Pencegahannya

perawatan gigi berlubang dengan sikat gigi teratur
Date

Perawatan gigi berlubang sangatlah penting dalam hal kesehatan gigi dan mulut. Gigi berlubang memang menjadi salah satu momok yang sering dikhawatirkan di dalam kehidupan sehari – hari. Dengan informasi lengkap seputar perawatan gigi berlubang ini, mungkin kita tidak perlu khawatir lagi untuk mengatasi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut ini. 

Gigi berlubang disebabkan oleh banyak faktor dan akan kita bahas secara lengkap. Selain itu, terdapat beberapa cara mencegah gigi berlubang sehingga kita tidak perlu melakukan perawatan yang rumit. Langsung saja kita bahas secara lengkap informasinya.

Apa Itu Gigi Berlubang? 

Gigi berlubang atau disebut juga cavities (tooth decay) adalah sebuah kondisi pembentukan lubang pada gigi yang berawal dari kerusahan pada gigi. Banyak sekali faktor penyebab gigi berlubang seperti beberapa contohnya adalah faktor makan makanan yang banyak gula atau juga kurangnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Perawatan gigi berlubang menjadi penting karena semakin cepat melakukan perawatan akan semakin mudah pula mengatasinya.

Jenis – Jenis Gigi Berlubang

ilustrasi gigi

Gigi berlubang berawal dari permukaan gigi dan bisa menjadi melebar dalam jangka waktu yang lama. Berikut ini adalah beberapa jenis gigi berlubang berdasarkan di mana tempat lubang gigi. 

  • Smooth surface: Berawal dari lubang atau rongga gigi yang bertumbuh secara lambat mengkikis enamel gigi. Biasanya terjadi pada orang di usia 20 tahunan dan sering terjadi di rongga antar gigi. 
  • Pit and Fissure Decay: Terjadi dari bagian atas permukaan gigi. Kerusakan gigi ini juga bisa mempengaruhi bagian belakang gigi. Jenis gigi berlubang ini mulai terjadi pada masa remaja dan berkembang dengan cepat. 
  • Root Decay: Orang dewasa lebih beresiko terhadap root decay atau masalah akar gigi. Gusi yang mengalami pengikisan membuat akar gigi terkena plak dan asam gigi. Root Decay sendiri sulit dicegah dan diobati, sehingga peran dokter gigi menjadi sangat penting untuk Anda. 

Siapa Yang Beresiko Terkena Gigi Berlubang?

Tambal Gigi Berlubang

Semua orang dan semua umur sangat bisa terkena gigi berlubang, bahkan di beberapa kasus lubang gigi sering menyerang anak – anak. Hal ini terjadi karena anak – anak jarang melakukan sikat gigi dengan baik dan benar, dan tentunya anak sangat gemar makan dan minum dengan gula tinggi. 

Sedangkan untuk orang dewasa, biasanya terjadi karena kondisi pengikisan gigi dibiarkan. Dimulai dari pengikisan sedikit, kemudian kondisi dibuarkan hingga kondisi bertambah parah. Selain itu, kondisi orang dewasa lebih rentan terhadap pengikisan gusi. Kondisi ini membuat akar gigi mudah terkspos oleh bakteri, dimana akan menyebabkan lubang gigi. 

Gejala dan Penyebab

Selanjutnya kita akan membahas lebih lanjut mengenai gejala dan penyebab gigi yang berlubang. Informasi ini bisa menjadi salah satu pedoman dalam melakukan perawatan gigi berlubang lebih lanjut. 

Tanda dan Gejala Gigi Berlubang

Gigi berlubang yang muncul di permukaan gigi tidak selalu memberikan gejala dalam bentuk rasa sakit atau nyeri. Rasa nyeri yang sering muncul ini diakibatkan gigi berlubang parah. Ada beberapa gejala dan tanda umum untuk diperhatikan seperti di bawah ini: 

  • Bau Mulut atau rasa yang tidak nyaman di dalam mulut
  • Gusi berdarah dan penyakit gusi lainnya
  • Pembengkakan wajah
  • Nyeri dan sakit gigi atau mulut
  • Gigi sensitif terhadap suhu panas atau dingin 

Tingkatan Gigi Berlubang

Gigi berlubang mempengaruhi semua bagian dari gigi. Ada 5 tahapan dan tingkatan utama dari sebuah penyakit gigi berlubang. Berikut ini adalah beberapa tahapannya: 

  • Demineralization: Tahap pertama diwali dengan titik kecil yang ada di permukaan gigi. Titik kecil ini disebabkan pecahnya mineral pada enamel atau lapisan gigi. 
  • Enamel Decay: Jika tahap awal tadi tidak diatasi dengan benar maka akan berlanjut ke tahapan Enamel Decay atau bisa juga disebut dengan lubang gigi. Titik kecil tadi akan berubah warna menjadi coklat. 
  • Dentin Decay: Lapisan dentin adalah sebuah lapisan yang berada di bawah enamel. Lapisan ini sangat lembut, ketika plak dan bakteri sampai ke lapisan ini maka pembentukan lubang akan menyebar dengan cepat. Pada tahap ini anda akan merasakan gigi sensitif. Perawatan gigi berlubang harus secepatnya dilakukan. 
  • Kerusakan Pulpa Gigi: Pulpa gigi adalah lapisan bagian dalam pada gigi tempat saraf gigi. Ketika lubang gigi ini masuk dan sampai ke dalam pulpsa, maka rasa sakit sudah tidak bisa dihindari lagi. Secara fisik gigi akan berawarna coklat gelap atau hitam. 
  • Abses Gigi: Jika perawatan gigi berlubang tidak dijalankan, maka tahap terparah adalah abses gigi. Di sini saluran akar gigi akan terinfeksi sehingga mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa sampai ke bagian wajah. 

Penyebab Gigi Berlubang

Makan Kue dan Manis-manis Terlalu Banyak

Ada berbagai faktor yang menyebabkan gigi berlubang menjadi semakin parah. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab yang harus diperhatikan: 

  • Kebiasaan Makan dan Minum: Konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula, terutama yang mengandung gula tambahan atau sirup jagung tinggi fruktosa, dapat merangsang pertumbuhan bakteri yang menyebabkan pembentukan plak dan kerusakan gigi.
  • Kurangnya Kebersihan Mulut: Kebiasaan menyikat gigi dan menggunakan benang gigi secara tidak teratur dapat menyebabkan penumpukan plak bakteri di gigi. Plak yang tidak dihilangkan dengan baik dapat merusak email gigi dan menyebabkan gigi berlubang.
  • Kualitas Air Gigi: Air gigi yang rendah kandungan fluoride dapat membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan gigi. Fluoride membantu menguatkan email gigi dan melindungi gigi dari asam.
  • Sensitivitas Gigi: Beberapa orang memiliki sensitivitas alami yang tinggi terhadap asam dan gula, membuat gigi mereka lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Kondisi Kesehatan Gigi Alami: Struktur gigi dan email gigi bervariasi antara individu. Beberapa orang mungkin memiliki gigi yang lebih rentan terhadap pembentukan plak dan lubang gigi.
  • Kurangnya Pemeliharaan Gigi Anak-anak: Pada anak-anak, kurangnya kebiasaan menyikat gigi dan penggunaan pasta gigi dengan fluoride dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.
  • Predisposisi Genetik: Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk gigi yang lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Kondisi Kesehatan Umum: Kondisi kesehatan umum tertentu, seperti diabetes, xerostomia (mulut kering), dan gangguan asupan makanan, dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Stres: Stres kronis dapat memengaruhi keseimbangan bakteri dalam mulut dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.
  • Merokok dan Tembakau: Penggunaan produk tembakau merokok atau mengunyah dapat mempengaruhi kesehatan mulut dan membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan.

Bagaimana Proses Diagnosa Gigi Berlubang? 

Mengunjungi klinik gigi dalam 6 bulan sekali menjadi salah satu jalan terbaik untuk diagnosa gigi berlubang. Dokter gigi akan menggunakan berbagai cara untuk mendiagnosa kesehatan gigi, ketika melakukan checkup kesehatan setiap 6 bulan sekali ini. Dari sinilah dokter gigi akan memutuskan apakah anda membutuhkan perawatan gigi berlubang yang lebih serius atau bisa melakukan perawatan ringan saja. 

Jenis – Jenis Perawatan Gigi Berlubang

Ilustrasi Dental Implant

Setelah diagnosa oleh dokter gigi ahli sudah dilakukan maka akan diputuskan jenis perawatan gigi berlubang terbaik dan cocok untuk masalah cavities atau gigi berlubang. Beberapa jenis perawatan gigi berlubang yang umum dilakukan adalah sebagai berikut ini. 

Flouride Treatment

Dalam tahapan awal dari proses cavities atau gigi berlubang, treatment flouride ini bisa memperbaiki lapisan enamel dengan proses yang disebut dengan remineralization. Proses ini membantu memperbaiki tanda – tanda awal dari gigi berlubang yang masih belum parah. Biasanya, Anda akan diberikan beberapa produk seperti pasta gigi, dan mouthwash, atau perawatan flouride dari klinik gigi tempat Anda melakukan konsultasi. 

Dental Fillings (Tambal Gigi)

Dental Fillings atau bisa disebut juga dengan tambal gigi adalah sebuah prosedur medis untuk melakukan penambalan gigi. Dokter gigi akan memutuskan apakah harus menggunakan metode ini untuk perawatan gigi berlubang atau tidak. Pastikan untuk melakukan konsultasi secepatnya agar tidak terlambat. 

Root Canal Treatment (Perawatan Saluran Akar)

Perawatan Saluran Akar atau Root Canal Treatment adalah salah satu prosedur perawatan gigi berlubang tingkat lanjut. Perawatan ini dilakukan jika gigi berlubang sudah sampai ke akar dan saraf gigi. Dalam beberapa kasus, perawatan ini juga membutuhkan mahkota gigi atau dental crown untuk memperkuat gigi yang terpengaruh oleh lubang gigi.

Tooth Extraction (Cabut Gigi)

Dalam beberapa kasus, dokter gigi juga bisa merekomendasikan untuk melakukan pencabutan gigi. Setelah pencabutan gigi akan bisa digantu dengan implant gigi pengganti gigi yang dicabut. Hal ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gigi ahli karena merupakan salah satu proses yang cukup rumit. 

Tindakan Pencegahan Perawatan Gigi Berlubang

Perawatan gigi berlubang yang terbaik adalah dengan melakukan pencegahan. Lalu bagaimana kita bisa mencegah munculnya lubang gigi? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa tindakan pencegahan gigi berlubang. 

  • Sikat gigi dengan teknik yang baik dan benar. Gunakan sikat gigi lembut dan pasta gigi yang mengandung flouride. Disarankan melakukan sikat gigi minimal 2 kali sehari. 
  • Mengurangi makanan dengan kadar gula tinggi, dan makanan bertepung ataupun gorengan. 
  • Melakukan perawatan ringan seperti flossing untuk menghilangkan plak yang menempel di permukaan gigi atau sela – sela gigi. 
  • Melakukan kunjungan teratur ke dokter gigi paling tidak enam bulan sekali. Jika anda mengalami gigi berlubang parah, Anda malah akan mengunjungi dokter lebih sering. 

Berapa Harga Perawatan Gigi Berlubang?

banner tambal gigi di mydents

Biaya perawatan gigi berlubang atau biaya perawatan gigi secara umum dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk lokasi, jenis tambalan yang digunakan, tingkat kerusakan gigi, praktik dokter gigi, dan faktor-faktor lainnya. Segera konsultasikan kondisi gigi Anda bersama dengan mydents untuk mengetahui harga dan biaya secara lebih lengkap.

Referensi:

  • “Brushing Your Teeth”. mouthhealthy.org. Diakses pada 2023. https://www.mouthhealthy.org/all-topics-a-z/brushing-your-teeth/
  • “Cavities/tooth decay”. mayoclinic.org. Diakses pada 2023. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/diagnosis-treatment/drc-20352898
  • “Fluoride”. www.nhs.uk. Diakses pada 2023. https://www.nhs.uk/conditions/fluoride/
  • “Chlorhexidine Gluconate Mouthwash – Uses, Side Effects, and More”. www.webmd.com. Diakses pada 2023. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5356/chlorhexidine-gluconate-mouth-and-throat/details.
  • “Dental fillings”. www.healthdirect.gov.au. Diakses pada 2023. https://www.healthdirect.gov.au/dental-fillings.

Konsultasikan Kesehatan Gigi Anda

Serahkan perawatan karies gigi ke klinik terpercaya dan profesional mydents.

INFO
artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami disini...