HomeKesehatan GigiPasta Gigi Untuk Gigi Berlubang

Tips Memilih Pasta Gigi untuk Mencegah Gigi Berlubang

Pasta Gigi untuk Gigi Berlubang

Daftar Isi

Gigi berlubang adalah masalah umum yang dapat memengaruhi siapa pun, dari anak-anak hingga orang dewasa. Untuk mencegah gigi berlubang, pemilihan pasta gigi yang tepat sangat penting.

Pasta gigi merupakan sarana pembersih gigi dengan bentuk pasta yang mengandung kumpulan zat untuk meningkatkan kesehatan mulut manusia. Maka dari itu, sebaiknya direkomendasikan berdasarkan bukti ilmiah terbaik yang ada.

Fluoride adalah zat terapeutik terpenting yang digunakan dalam pasta gigi, yang bisa menambah efek penyikatan gigi terhadap pencegahan karies gigi. Berdasarkan bukti ilmiah, penggunaan pasta gigi berfluoride untuk mencegah karies pada anak-anak dan orang dewasa bergantung pada konsentrasi (minimal 1000 ppm F) serta frekuensi penggunaan pasta gigi berfluoride (2 kali per hari).

Di antara zat terapeutik lainnya yang digunakan dalam pasta gigi, terdapat bukti bahwa Triclosan/kopolimer dapat mengurangi plak gigi, radang gusi (gingivitis), periodontitis, kalkulus (karang gigi) dan halitosis (bau mulut). Selain itu pasta gigi yang mengandung Stannous fluoride tidak hanya dapat mencegah gigi berlubang seperti Natrium fluoride, melainkan juga dapat mengurangi pembentukan plak sehingga bisa mencegah radang gusi.

Tips Memilih Pasta Gigi untuk Mencegah Gigi Berlubang

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih pasta gigi yang sesuai:

1. Perhatikan Kandungan Fluoride

Fluoride adalah salah satu bahan yang paling penting dalam pasta gigi untuk mencegah gigi berlubang. Fluoride membantu menguatkan enamel gigi dan melindungi gigi dari kerusakan asam baik yang disebabkan oleh plak bakteri ataupun sebab lainnya.

Biasanya senyawa fluoride yang tercantum dalam daftar komposisi pasta gigi ditulis dengan sebutan fluor, NaF, NH4F, SnF2, Sodium monofluorophosphate atau MFP dengan rumus kimia Na2PO3F, dan sebagainya. Pastikan pasta gigi yang Anda pilih mengandung fluoride dalam jumlah yang cukup untuk memberikan perlindungan maksimal bagi gigi Anda.

2. Pilih Pasta Gigi dengan Kandungan Antiplak

Pasta gigi yang mengandung bahan antiplak juga penting untuk mengontrol pertumbuhan karang gigi sehingga karies gigi dapat dicegah. Kandungan antiplak dapat membantu mengurangi pembentukan plak bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Carilah pasta gigi yang mengandung zat seperti triclosan, zinc citrate, klorheksidin untuk membantu melawan plak. Jika kesulitan mencari, anda dapat menggantinya dengan produk obat kumur yang umumnya mengandung klorheksidin.

3. Hindari Kandungan Bahan Pemicu Alergi dan Iritasi

Pada beberapa orang, bahan yang ada di dalam pasta gigi bisa memicu reaksi alergi atau iritasi. Misalnya, bahan seperti peppermint dan kayu manis.

Beberapa produk juga menggunakan minyak atsiri atau essential oil, yang dapat memicu iritasi di permukaan rongga mulut seperti sariawan atau luka pada bagian luar dan dalam bibir, serta dapat mengalami warna kemerahan, sakit, maupun gatal.

Contoh zat iritan atau alergen lainnya yang sebaiknya tidak digunakan karena dapat memicu reaksi alergi atau iritasi pada beberapa orang, namun bahan-bahan ini umum digunakan pada pasta gigi dengan pertimbangan manfaat tentunya, diantaranya ialah Sodium lauril sulfat (SLS), Propilen glikol, PEG-8, PEG-12, PEG-1450, Cocamidopropyl betaine, Parabens, Pirofosfat.

4. Sesuaikan dengan Kebutuhan Pribadi

Setiap orang memiliki kebutuhan gigi yang berbeda-beda, seperti sensitivitas gigi atau gigi ngilu, gusi sensitif, atau masalah gigi berlubang yang sudah ada. Pilihlah pasta gigi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Misalnya, jika Anda memiliki gigi yang sensitif, pilih pasta gigi khusus untuk gigi sensitif yang mengandung bahan aktif penenang seperti potassium nitrate atau strontium chloride. Bahan-bahan ini bekerja dengan cara menutupi dan melindungi saraf gigi yang terpapar akibat kerusakan enamel gigi sehingga dapat mengurangi sensasi ngilu yang dirasakan.

5. Periksa Izin Edar dari BPOM

Pastikan pasta gigi untuk mencegah gigi berlubang yang kamu beli sudah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tujuannya untuk memastikan bahan-bahan yang ada di dalamnya terbukti aman.

Kamu bisa memeriksa nomor seri BPOM secara online untuk memastikan keaslian nomor yang tercantum pada kemasan produk.

6. Konsultasikan dengan Dokter Gigi

Jika Anda memiliki kekhawatiran khusus tentang kesehatan gigi Anda atau membutuhkan rekomendasi khusus, konsultasikan dengan dokter gigi Anda. Mereka dapat memberikan saran yang tepat sesuai dengan kondisi gigi dan mulut Anda.

Rekomendasi Pasta Gigi untuk Gigi Ngilu

1. Sensodyne Repair & Protect

Sensodyne Repair & Protect adalah salah satu pilihan terbaik untuk gigi yang sensitif. Formula khususnya membantu melindungi enamel gigi dan mengurangi sensitivitas gigi, sehingga Anda dapat menikmati makanan dan minuman favorit tanpa rasa ngilu.

2. Colgate Sensitive Pro-Relief

Colgate Sensitive Pro-Relief juga merupakan pilihan yang baik untuk gigi yang sensitif. Kandungan Stannous fluoride yang terkandung dalam pasta gigi ini tidak hanya memiliki sifat anti-karies yang dapat mencegah gigi berlubang, melainkan juga sifat antimikroba dan anti-hipersensitivitas yang dapat memberikan perlindungan seketika terhadap rasa ngilu akibat makanan dan minuman panas, dingin, asam dan manis, serta membantu memperkuat enamel gigi seiring penggunaan yang teratur. Hal ini dapat terjadi dengan membentuk lapisan di atas tubulus dentin yang terbuka (saluran kecil di dentin yang mengarah langsung ke pulpa gigi).

3. Enzim 40+

Pasta gigi enzim hadir menawarkan alternatif yang menarik untuk perawatan gigi dan mulut yang lebih alami dan efektif. Dengan menggunakan enzim alami sebagai bahan utamanya, pasta gigi ini tidak hanya membersihkan gigi dengan lebih efisien, tetapi juga membantu mencegah pembentukan plak dan masalah kesehatan gigi lainnya.

Selain mengandung fluoride yang bisa mencegah gigi berlubang, produk ini juga mengandung enzim amyloglucosidase (AMG), glucose oxidase (GO), dan lactoperoxidase yang bermanfaat untuk mengembalikan kualitas air liur agar dapat mengontrol kesimbangan bakteri di dalam rongga mulut.

Pasta gigi enzim juga dilengkapi dengan lysozyme dan lactoferrin yang mampu menangkal bakteri patogen. Ada juga kandungan kolostrumnya yang akan membantu melembapkan rongga mulut supaya tidak kering.  Enzim 40+ juga diperkaya dengan potassium nitrate yang memiliki manfaat menghilangkan ngilu pada gigi sensitif.

Kandungan allantoin dalam pasta gigi ini juga memiliki manfaat mempercepat penyembuhan luka seperti gusi yang mudah berdarah dan sariawan. Begitu juga kandungan vitamin E dengan manfaat peremajaan jaringan. Tidak hanya itu, produk ini dilengkapi pula dengan zinc gluconate untuk menetralisir bau mulut tak sedap.

Rekomendasi Pasta Gigi yang Mengandung Fluoride

1. Colgate Total

Colgate Total adalah pasta gigi yang mengandung stannous fluoride dan dirancang untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap gigi dan gusi. Formula antiplaknya membantu melawan bakteri hingga 12 jam, sementara fluoride membantu melindungi gigi dari kerusakan karies.

2. Oral-B Pro-Health

Oral-B Pro-Health mengandung fluoride untuk membantu mencegah gigi berlubang dan melindungi gigi dari kerusakan. Pasta gigi ini juga mengandung bahan-bahan tambahan seperti stannous fluoride yang membantu melawan plak, sensitivitas gigi, serta menguatkan enamel gigi.

3. Enzim

Selain menawarkan alternatif perawatan gigi dan mulut yang lebih alami dengan enzim sebagai bahan utamanya, seluruh varian produk enzim mulai dari untuk anak-anak hingga dewasa, tetap mengandung fluoride yang berfungsi meningkatkan perlindungan terhadap kerusakan gigi dengan memperkuat lapisan enamelnya.

Enzim juga merupakan pelopor pasta gigi yang bebas SLS sehingga tidak merusak air liur dan tidak menyebabkan mulut kering. SLS atau Sodium Lauryl Sulfat adalah bahan pembentuk busa (deterjen) yang terdapat di dalam pasta gigi. SLS bersifat abrasif terhadap jaringan keras (gigi) maupun jaringan lunak di rongga mulut, serta menyebabkan kekeringan rongga mulut.

Penelitian menunjukkan bahwa bahan deterjen dalam pasta gigi dapat menghambat sistem laktoperoksidase yang dapat mempunyai efek merugikan pada jaringan lunak rongga mulut dan keausan (abrasivitas) terhadap kandungan mineral pada gigi dan tingkat sel. Hal tersebut berpotensi memperburuk peradangan di rongga mulut, melemahkan pergantian sel dan menyebabkan jaringan lunak di rongga mulut berisiko mengalami ulserasi atau sariawan.

Selain itu, enzim juga menyediakan varian produk Enzim Orthodontic yang diklaim dapat mengatasi masalah yang timbul pada awal pemakaian kawat gigi. Seperti halnya, varian produk ini mengandung bahan abrasif yang rendah, tetapi mempunyai daya untuk membersihkan yang tinggi. Jadi, dapat masuk ke dalam sela kawat dan membantu membersihkan daerah yang sulit terjangkau sikat gigi.

Bagi anda yang mencari cara alami untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, pasta gigi enzim bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dicoba. Namun, pastikan untuk memilih pasta gigi enzim yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda, serta konsultasikan dengan dokter gigi Anda jika Anda memiliki masalah kesehatan gigi yang spesifik.

Dengan memilih pasta gigi yang tepat dan menggunakan secara teratur, Anda dapat membantu mencegah gigi berlubang dan menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda secara keseluruhan. Ingatlah untuk mengunjungi dokter gigi secara teratur untuk pemeriksaan rutin dan perawatan yang dibutuhkan.

Referensi:

  1. Cury, J. A., & Tenuta, L. M. A. (2014). Evidence-based recommendation on toothpaste use. Brazilian Oral Research, 28(spe), 1–7.doi:10.1590/s1806-83242014.50000001
  2. Paqué PN, Schmidlin PR, Wiedemeier DB, Wegehaupt FJ, Burrer PD, Körner P, Deari S, Sciotti MA, Attin T. Toothpastes with Enzymes Support Gum Health and Reduce Plaque Formation. Int J Environ Res Public Health. 2021 Jan 19;18(2):835. doi: 10.3390/ijerph18020835. PMID: 33478112; PMCID: PMC7835853. Diakses 3 April 2024.
  3. Moore C, Addy M, Moran J. Toothpaste detergents: a potential source of oral soft tissue damage? Int J Dent Hyg. 2008 Aug;6(3):193-8. doi: 10.1111/j.1601-5037.2008.00307.x. PMID: 18768023. Diakses 3 April 2024.

Ditulis oleh: Nabilah Dzikriya Rahman S.K.G

Ditinjau oleh: drg. Vashty A. Josall

Siap untuk wujudkan senyum idealmu?

Yuk pilih cabang untuk konsultasi dengan dokter gigi ahli kami